Gedung Puskesmas Demangan Kota Madiun 2016

Masyarakat sehat kepuasan kami

Staf Puskesmas Demangan Kota Madiun 2016

Kami siap melayani anda dengan senyum, sapa dan ramah

Senam prolanis ceria

Program pengelolaan penyakit kronis

Apel staf Puskesmas Demangan

Mengabdi dengan sepenuh hati - berbakti untuk negeri

Menuju Puskesmas Akreditasi 2016

Senantiasa memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas kepada Masyarakat

Kamis, 14 September 2017

Lomba Penyuluhan HIV/AIDS oleh Kader









Tanggal         : 5 September 2017
Pelaksana      : Kader HIV/AIDS se Kota Madiun
Hasil Lomba : Juara 1 Putra Tingkat Kota Madiun

Kamis, 24 Agustus 2017

Lomba Kelurahan Bebas Jentik Tingkat Kota 2017





Tanggal         : 22 Agustus 2017 Kelurahan Josenan dan 24 Agustus 2017 Kelurahan Pandean
Hasil Lomba : Kelurahan Pandean mendapat juara 2 tingkat Kota Madiun


Selasa, 08 Agustus 2017

Supervisi Pelaksanaan Imunisasi MR di MIN Demangan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur



Tanggal          : 9 Agustus 2017
Pelaksana       : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur beserta Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Madiun
Tujuan            : memantau pelaksanaan imunisasi MR dan memastikan tidak ada penolakan dari sasaran
Sasaran           : siswa MIN Demangan Kota Madiun

Senin, 31 Juli 2017

Program Vitamin A Bulan Agustus 2017

Indikasi :
1. Pengobatan kekurangan Vitamin A
2. Pencegahan kekurangan vitamin A
3. Mencegah kebutaan akibat kekurangan vitamin A

Dosis pemberian :
1. Pencegahan :
  • anak umur 1-5 tahun (balita)              = sekali 1 kapsul setiap 6 bulan
  • ibu setelah melahirkan (masa nifas)   = sekali 1 kapsul (diberikan paling lambat 30 hari setelah melahirkan)
2. Pengobatan :
  • Balita dengan tanda klinis xerophtalmia seperti kebutaan senja, bercak putih (bercak bitot), mata keruh atau kering :   
          a. saat ditemukan                         = segera diberi 1 kapsul
          b. Hari berikutnya                        = 1 kapsul
          c. empat (4) minggu berikutnya  =  1 kapsul (kelainan pada mata berupa bercak bitot, mata keruh atau kering yang disertai luka perlu diberikan pengobatan lokal seperti salep antibiotik)
  • Balita yang menderita penyakit campak, pneumonia, gizi buruk dan infeksi lain segera diberikan 1 kapsul.

Tanggal Pelaksanaan : selama bulan Agustus di sekolah dan posyandu

Lomba Kelurahan Bebas Jentik Tingkat Kecamatan 2017










Tanggal                 : 24-28 Juli 2017

Hasil Tim Penilai di wilayah Kecamatan Taman
Juara I  Kelurahan Pandean (Puskesmas Demangan)
Juara II Kelurahan Josenan (Puskesmas Demangan)
Juara III Kelurahan Mojorejo (Puskesmas Banjarejo)
Juara Harapan I Kelurahan Banjarejo (Puskesmas Banjarejo)
Juara Harapan II Kelurahan Kejuron (Puskesmas Banjarejo)
Juara Harapan III Kelurahan Demangan (Puskesmas Demangan)

Juara I, II dan III tingkat Kecamatan akan mengikuti lomba pada tingkat kota.

Selasa, 25 Juli 2017

Imunisasi MR (Measles Rubella) 2017

Penyakit campak (Measles) menyebabkan : radang paru, radang otak, kebutaan, diare dan gizi buruk
Penyakit rubela menyebabkan : kelainan jantung, kelainan mata, tuli, keterlambatan perkembangan, kerusakan jaringan otak

PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR
1. Apakah penyakit campak dan rubella?
campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan virus.                   anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan rubela atau yang                       belum pernah mengalami penyakit ini berisiko tinggi tertular.

2. Apa bahaya dari Peyakit ini?
Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

3.Seperti apa gejala penyakit campak dan rubella?
Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan mata merah.
Gejala penyakit rubella adalah tidak spesifik, bahkan bisa tanpa gejala. gejala umum berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah, dan nyeri persendian. mirip dengan gejala flu.

4. Bagaimana agar terlindung dari penyakit campak dan rubella?
Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan Vaksin MR adalah pencegahan untuk penyakit campak dan rubella. Satu vaksin mencegah 2 penyakit sekaligus

5. Apakah vaksin MR?
Vaksin MR adalah kombinasi vaksin campak/measles dan rubella untuk perlindungan penyakit campak dan rubella

6. Apakah vaksin MR aman?
Vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia

7. Siapa saja yang harus mendapatkan imunisasi MR?
Imunisasi MR diberikan untuk semua anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama kampanye Imunisasi MR. Selanjutnya imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1SD/sederajat menggantikan imunisasi campak.

8. Apakah imunisasi MR memiliki efek samping?
Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius jarang terjadi.

9. Apabila anak telah diimunisasi campak, apakah perlu mendapat imunisasi MR?
Ya, untuk mendapat kekebalan terhadap Rubella. Imunisasi MR aman bagi anak yang telah mendapat 2 dosis imunisasi campak.

10. Apakah perbedaan vaksin MR dan MMR?
Vaksin MR mencegah penyakit campak dan Rubella. Vaksin MMR mencegah penyakit campak, rubella dan gondongan

11. Mengapa yang diberikan adalah vaksin MR bukan MMR?
Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian campak dan rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan

12. Apabila anak telah mendapat imunisasi MMR, apakah masih perlu mendapat imunisasi MR?
Ya, untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit campak dan rubella. Imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MR

13. Apakah benar vaksin MR dapat menyebabkan autisme?
Tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun dapat menyebabkan autisme

14. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 4 Tahun 2016
Imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitaS) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

Dalam hal ini jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya maka imunisasi hukumnya wajib.

Program Imunisasi MR ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 (PAUD/TK/SD/MI/SMP/MTS) dan bulan September 2017 dilaksanakan di posyandu.
Pastikan bahwa anak anda terlindungi dari penyakit campak dan rubella.

Program Kecacingan 2017

1. Cacingan adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh cacing perut yang penularannya melalui tanah lalu berkembang biak dalam sistem tubuh.

2. Gejala kecacingan : lesu, mudah lelah, mudah sakit, kurang nafsu makan, badannya lebih kecil dibandingkan anak sebayanya, sulit konsentrasi belajar, gangguan saluran pencernaan, gatal di daerah dubur terutama malam hari.

3. Bahaya kecacingan : pertumbuhan fisik anak terganggu, merusak perkembangan kognitif, membatasi kemajuan pendidikan anak

4. Apa yang harus dilakukan??? yang pertama yaitu menjaga kebersihan, periksa setiap 6 bulan sekali (minum obat cacing), menyebarkan informasi di lingkungan sekitar.

5. Cara penularan : telur cacing dapat terbang dan hinggap pada makanan, larva cacing tambang dapat menembus pori-pori, gejala awal cacingan tidak terlihat, anak yang terlihat sehat dapat menderita cacingan, telur cacing dapat menginfeksi melalui tangan dan makanan tercemar, pada infeksi cacing kremi 1 orang menderita 1 keluarga dapat tertular, 1 orang dapat menderita infeksi lebih dari 1 jenis cacing.

Program kecacingan dilaksanakan pada tgl 24-31 Juli 2017 (TK/PAUD/SD) dan Bulan Agustus dilaksanakan di Posyandu bersamaan dengan Vitamin A.
Diberikan pada usia 1-12 th.
Pastikan bahwa anak anda mendapatkan obat cacing untuk mencegah kecacingan